Dapatkan penawaran menarik sekarang →

Apa yang Dimaksud dengan Audit AI? Berikut Penjelasan dan Tantangannya

Apa yang dimaksud dengan audit AI?

Rekomendasi Topik

Bagikan Artikel

Siap Tingkatkan Proses Audit Internal Anda?

Temukan fitur lengkap Audithink dan pilih paket harga yang cocok untuk tim audit Anda. Mulai transformasi audit sekarang!

Daftar Isi

Apa yang Dimaksud dengan Audit AI?

Dalam konteks ini, audit AI (Artificial Intelligent) merujuk pada penggunaan AI sebagai alat bantu untuk melaksanakan proses audit. Keandalan proses otomatisasinya, memungkinkan tugas-tugas auditor dapat selesai lebih cepat tanpa memakan banyak waktu dan tenaga. 

Selain itu, AI juga memberikan kemudahan bagi auditor untuk mengidentifikasi pola dan tren yang ada dalam data. Dengan demikian, anomali atau transaksi tidak biasa yang mengandung indikasi kesalahan atau kecurangan dapat terbaca.

Meskipun dapat menganalisis data dan menangani banyak tugas auditor secara otomatis dengan tepat dan cepat, AI tidak lantas dapat menggantikan auditor. 

Hal ini dikarenakan auditor memiliki tanggung jawab profesional dalam memeriksa keandalan hasil dan rekomendasi yang diberikan, memberikan penilaian secara subjektif bukan berdasarkan algoritma, dan mengambil keputusan yang didasarkan atas pertimbangan kebijakan, peraturan, dan nilai-nilai etis.

Seiring dengan berkemangnya teknologi AI, penerapannya dalam proses audit tetap membutuhkan kebijaksanaan dan kehati-hatian agar dapat menyajikan hasil audit yang objektif dan kredibel.

Bagaimana AI Dapat Membantu Auditor dalam Pekerjaannya?

1. Analisis Otomatis Dokumen Audit

Analisis otomatis dokumen audit adalah tugas peninjauan dokumentasi audit untuk mendeteksi anomali dan masalah kepatuhan. Ketika peninjauan dibantu oleh AI, auditor bertugas untuk menyiapkan dokumen audit historis dan memasukkan data ke dalam sistem.

AI memanfaatkan bahasa alami atau Natural Language Processing (NLP) dan algoritma pembelajaran mesin untuk menganalisis, memahami, dan mengklasifikasikan data dengan cepat. Klasifikasi ini dapat didasarkan oleh berbagai kategori, seperti jenis, topik, maupun risiko.

Dalam menyelesaikan pekerjaannya, AI juga belajar dari pola audit sebelumnya–menandai potensi ketidaksesuaian, inkonsistensi, dan keberadaan indikasi risiko atau pelanggaran. Hasilnya, AI memberikan daftar prioritas yang dapat ditinjau dan dinilai ulang oleh auditor.

2. Deteksi dan Pencegahan Penipuan

Tidak semua penipuan atau penyimpangan dalam perusahaan dapat terlihat secara langsung. Beberapa penipuan atau penyimpangan terkadang sulit dideteksi dan mendorong auditor untuk melibatkan alat lain yang lebih andal. Salah satunya adalah alat analisis atau pendeteksi berbasis AI.

Dalam konteks ini, auditor berperan untuk menghubungkan data ke sistem AI. Data tersebut akan menjadi bahan pelatihan dan analisis bagi AI. Selanjutnya, sistem AI akan menggunakan machine learning dan deep learning untuk mempelajari pola transaksi normal dan berisiko.

Dalam konteks ini, AI juga menggunakan deteksi anomali dan analitik prediktif untuk menyoroti penyimpangan dan mengidentifikasi pola penipuan yang berkembang. AI menandai transaksi mencurigakan yang menyimpang dari pola normal, sehingga menghasilkan indikasi risiko yang dapat diselidiki lebih lanjut oleh auditor.

3. Pemantauan Audit Berkelanjutan

AI juga membantu auditor dalam melakukan pemantauan audit berkelanjutan. Dalam hal ini, auditor berperan untuk mengintegrasikan AI ke sistem perusahaan, seperti sistem ERP, akuntansi, atau basis data transaksi keuangan.

AI bekerja dengan memantau transaksi secara terus menerus dengan memanfaatkan pola transaksi normal dan mengenali indikator ketidakpatuhan atau penyimpangan. Ketika terdeteksi transaksi menyimpang, AI memberikan peringatan dan mengklasifikasikan penyimpangan berdasarkan tingkat risiko.

AI Mana yang Paling Cocok untuk Audit?

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan AI, berikut beberapa platform audit berbasis AI yang bisa menjadi pilihan.

1. DataSnipper

DataSnipper adalah platform otomatisasi audit berbasis AI yang dapat membantu menyederhanakan pekerjaan manual. Dengan demikian, tim audit dapat fokus pada analisis. Platform ini memungkinkan integrasi langsung ke Excel, sehingga mendukung peninjauan pengujian, dan validasi keuangan dokumen dalam skala besar.

Platform ini mendukung akuntan untuk:

  • Melaksanakan Test of Details (ToD), pengujian penggajian, pengujian pembayaran secara batch, penetapan batas accounts receivable (AR), dan prosedur konfirmasi kas.
  • Mendokumentasikan pengujian pengendalian dan walkthrough dengan sistem referensi yang konsisten
  • melakukan rekonsiliasi neraca saldo, mendokumentasikan prosedur laporan keuangan, serta meninjau laporan 10-K melalui Financial Statement Suite (FSS) dan fitur pendukung lainnya.

2. Diligent HighBond

Diligent HighBond merupakan platform tata kelola dan kepatuhan yang ditingkatkan dengan AI. Aplikasi ini mampu menyatukan perencanaan audit, penilaian berbasis risiko, dan alur kerja kepatuhan dengan wawasan berbasis AI. 

Platform ini mendukung akuntan untuk:

  • Mendukung pengelolaan audit berbasis risiko dan audit berkelanjutan melalui pemantauan real-time.
  • Membantu pengelolaan kertas kerja audit dan pelacakan bukti audit, termasuk alur tindak lanjut perbaikan serta pengawasan isu secara terpusat.
  • Menyederhanakan tugas audit yang berulang dan aktivitas pengujian pengendalian.

3. Inflo

Selain itu, auditor juga dapat menggunakan Inflo sebagai platform audit digital yang menggabungkan otomatisasi, AI, dan analitik. Dilengkapi dengan alat untuk menganalisis data dan berkolaborasi dengan klien untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas audit.

Platform ini mendukung akuntan untuk:

  • Meningkatkan kualitas audit melalui analitik dan AI tingkat lanjut.
  • Memberikan wawasan real-time dan alat visualisasi untuk pengambilan keputusan.
  • Memastikan aliran data yang lancar dengan akurasi terbaik.
  • Beralih dari peran akuntan tradisional ke penasihat.

Tantangan dan Etika dalam Mengadopsi AI untuk Audit

Meskipun AI telah digunakan oleh banyak auditor profesional dari berbagai bidang, dalam praktiknya tetap ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Diantaranya sebagai berikut.

  • Kualitas dan integritas data – data audit seringkali berasal dari sistem lama dan disajikan secara terpisah, sehingga mengakibatkan rumitnya analisis dan integrasi berbasis AI.
  • Kompleksitas peraturan dan kepatuhan – aturan penerapan AI dalam audit seringkali bersifat ambigu, sehingga mendorong firma audit untuk terus beradaptasi dengan perubahan pedoman peraturan.
  • Kesenjangan keterampilan tim audit – tidak semua tim memiliki keahlian teknis untuk menjalankan AI secara efektif.
  • Keamanan siber dan privasi data – integrasi AI dapat meningkatkan keamanan siber dan privasi data, karena sistem otomatis memproses data keuangan dan kepatuhan yang sensitif.
  • Transparansi dan penjelasan – beberapa model AI yang canggih sulit diinterpretasikan, sehingga menghambat transparansi dan penjelasan.

Oleh karena itu, untuk menjaga profesionalitas, independensi, dan integritas, auditor perlu memposisikan dirinya sebagai penanggung jawab utama, penentu hasil, serta pihak yang memberi penilaian dan meninjau pelaporan. Di samping itu, penerapan AI dalam proses audit tetap harus disertai dengan upaya memastikan informasi dari AI dapat ditelusuri.

Penutup

Setelah mengetahui ‘apa yang dimaksud dengan AI?’ dapat disimpulkan bahwa, dalam praktik audit, AI tidak mengambil alih tugas-tugas auditor. Melainkan, tugas auditor yang semula berperan sebagai pelaksana teknis, kini bergeser sebagai pengambil keputusan profesional, pengawas penggunaan AI, dan penanggung jawab akhir atas kualitas serta integritas hasil audit.

Untuk memastikan proses audit berjalan efektif, andal, dan sesuai standar, auditor tidak hanya memerlukan AI. Namun juga software audit yang mampu melengkapi dan mendukung kinerja alat–alat lainnya. 

Dalam konteks ini, software audit Audithink dapat menjadi solusi inovatif. Mampu menangani proses audit mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga monitoring dan didukung oleh sejumlah fitur unggulan. Coba demo gratis sekarang juga dan buktikan keandalan aplikasi audit kami.

Artikel Terkait

audit internal puskesmas
topologi jaringan
walkthrough audit adalah

Cari tahu bagaimana penerapan aplikasi audit dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan secara berkelanjutan.

Konsultasi Kebutuhan Anda