Audit lingkungan adalah penilaian terhadap kinerja lingkungan perusahaan. Penilaian ini dilakukan untuk memastikan kepatuhannya terhadap aturan maupun regulasi lingkungan dan efektivitas pengelolaan-pengendaliannya.
Kegiatan penilaian ini bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab perusahaan untuk meminimalisir dampak negatif lingkungan. Audit ini menjadi pengendali bagi perusahaan agar dapat tetap mempertahankan citranya.
Apa Itu Audit Lingkungan?
Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2013 Tentang Audit Lingkungan Hidup, audit lingkungan hidup adalah evaluasi untuk menilai ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap persyaratan hukum dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah.
Seseorang yang berwenang memberi penilaian atau evaluasi adalah seseorang yang memiliki kompetensi untuk melaksanakan audit lingkungan. Baik staf internal perusahaan maupun lembaga audit independen.
Pelaksanaan audit lingkungan tidak bisa dilakukan dengan prosedur atau indikator penilaian dari perusahaan. Audit harus dilakukan sebagaimana regulasi dan standar yang berlaku. Perusahaan dapat mengacu pada ISO 14001, peraturan pemerintah, dan protokol dan perjanjian internasional.
Tujuan dan Fungsi Audit Lingkungan
Pelaksanaan audit lingkungan dimaksudkan untuk beberapa tujuan berikut.
- Mengevaluasi kinerja divisi lingkungan – menilai kinerja lingkungan perusahaan apakah sesuai dengan komitmen dan target yang ditetapkan atau tidak.
- Menilai kepatuhan perusahaan – apakah perizinan, standar emisi, dan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku atau tidak.
- Mengidentifikasi masalah – melakukan deteksi dini terhadap risiko lingkungan yang berpotensi muncul dari aktivitas operasional perusahaan.
- Langkah perbaikan – menyarankan perbaikan pada bagian-bagian yang belum ramah lingkungan.
- Pengendalian internal – memberikan informasi dan data akurat untuk memantau aktivitas yang berdampak pada lingkungan, sebagai dasar pengambilan keputusan, dan penyusunan kebijakan lingkungan.
Jenis-Jenis Audit Lingkungan
Ada beberapa jenis audit lingkungan yang dapat dilakukan oleh perusahaan, tergantung pada area operasional yang memiliki tingkat risiko tertinggi.
1. Kepatuhan Lingkungan
Audit kepatuhan lingkungan adalah penilaian yang dilakukan terhadap ketaatan perusahaan akan regulasi yang berlaku. Pelaksanaan audit ini dilakukan untuk mencegah risiko sanksi hukum akibat pelanggaran aturan.
2. Manajemen Lingkungan
Audit manajemen lingkungan dilakukan untuk menilai efektivitas kebijakan dan sistem manajemen perusahaan. Hasil audit dapat digunakan untuk memperkuat strategi perusahaan dalam mengatasi lingkungan.
3. Operasional Lingkungan
Audit operasional lingkungan menilai efisiensi energi yang digunakan perusahaan. Baik itu air, listrik, bahan bakar fosil, dan lain sebagainya. Penilaian ini juga mencakup sejauh mana aktivitas operasional berdampak pada lingkungan.
4. Liabilitas Lingkungan
Jenis audit terakhir adalah audit liabilitas lingkungan yang berfokus pada identifikasi potensi tanggung jawab hukum akibat aktivitas perusahaan. Hasil audit dapat menjadi langkah mitigasi yang tepat agar perusahaan terhindar dari kerugian.
Manfaat Audit Lingkungan
1. Meningkatkan Kepatuhan Regulasi
Audit pada bagian kepatuhan perusahaan akan regulasi, dapat membantu untuk menghindari denda maupun sanksi akibat pelanggaran aturan lingkungan. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menanggungnya.
2. Mengurangi Risiko Lingkungan
Penilaian ini juga memungkinkan perusahaan mengidentifikasi dampak negatif terhadap lingkungan akibat aktivitas perusahaan. Seperti pencemaran, peningkatan limbah, konsumsi sumber daya berlebihan, hingga kerusakan ekosistem.
3. Efisiensi dan Penghematan Biaya
Dengan menilai efektivitas penggunaan sumber daya energi, perusahaan dapat mengurangi energi maupun bahan baku tidak terpakai dan terhindar dari pemborosan.
4. Meningkatkan Reputasi Perusahaan
Kegiatan audit yang dilakukan oleh perusahaan secara tidak langsung menunjukkan bahwa perusahaan terbuka akan penilaian terhadap pihak internal maupun eksternal. Aktivitas ini menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Contoh Audit Lingkungan
Sebagai contoh, berikut audit lingkungan yang dilakukan pada PT LGN. PT LGN adalah industri manufaktur yang aktivitas produksinya menghasilkan limbah cair dan emisi udara. Proses audit ini dilakukan oleh tim audit internal dan konsultan eksternal.
1. Rencana Audit
- Tujuan: memastikan kepatuhan regulasi dan efektivitas pengelolaan lingkungan.
- Ruang lingkup: pengelolaan limbah cair dan limbah B3, penggunaan energi dan air, kepatuhan terhadap izin dan regulasi lingkungan, serta sistem pengendalian dan dokumentasi lingkungan
2. Pelaksanaan Audit
Kegiatan audit yang dilaksanakan auditor:
- Inspeksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
- Meninjau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dan laporan pemantauan lingkungan
- Wawancara dengan bagian produksi dan petugas lingkungan
- Menguji sampel limbah secara acak
3. Hasil Audit
Berdasarkan penilaian auditor, ditemukan beberapa hal sebagai berikut.
- Ketidaksesuaian pengelolaan limbah cair – parameter Chemical Oxygen Demand (COD) pada limbah cair melebihi baku mutu pada beberapa periode pelaporan.
- Dokumentasi lingkungan belum konsisten – laporan pemantauan lingkungan tidak terdokumentasi dengan lengkap dan terlambat dilaporkan.
- Penggunaan energi belum efisien – konsumsi listrik mesin produksi tinggi belum optimal.
- Kepatuhan regulasi belum cukup baik – perlu peningkatan dalam pengendalian operasional.
4. Tindak Lanjut
Untuk meminimalisir adanya dampak negatif lingkungan dan meningkatkan kepatuhannya terhadap regulasi, perusahaan merekomendasikan beberapa hal. Perusahaan melakukan tindak lanjut dengan langkah perbaikan sebagai berikut.
- Memperbaiki sistem IPAL
- Menyusun SOP baru terkait pencatatan dan pelaporan lingkungan
- Melakukan efisiensi energi
- Menunjuk penanggung jawab lingkungan khusus untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan
Tahapan Pelaksanaan Audit Lingkungan
Secara umum, pelaksanaan audit lingkungan berlangsung dalam lima tahap sebagai berikut.
1. Perencanaan
Tahap pertama, auditor menentukan fondasi utama audit lingkungan yang akan dilaksanakan. Perencanaan ini mencakup tujuan audit, ruang lingkup audit, standar dan kriteria audit, dan metodologi audit.
2. Pengumpulan Data
Selanjutnya, auditor mengumpulkan data-data relevan yang menunjang kebutuhan audit dan dapat diverifikasi. Data-data tersebut bisa didapat dari inspeksi lapangan, wawancara, maupun peninjauan dokumen.
3. Analisis dan Evaluasi
Proses audit lingkungan berlangsung pada tahap ketiga. Pada tahap ini, auditor mengolah data, menganalisi, mengevaluasi, dan memberikan penilaian terhadap data-data yang dikumpulkan.
Seperti membandingkan praktik perusahaan dengan regulasi yang berlaku, mengidentifikasi ketidaksesuaian, kelemahan sistem pengolahan lingkungan, potensi risiko di masa depan, hingga efektivitas pengendalian lingkungan yang diterapkan perusahaan.
4. Pelaporan hasil Audit
Auditor melaporkan hasil audit dalam laporan hasil audit. Laporan tersebut berisi temuan, analisis dampak lingkungan, dan rekomendasi perbaikan.
5. Tindak Lanjut
Tahap terakhir adalah proses tindak lanjut oleh perusahaan terhadap rekomendasi atau saran dari auditor. Proses ini tetap diawasi oleh auditor untuk memastikan hasil audit berdampak nyata pada perusahaan. Pada tahap ini, manajemen perusahaan bisa menyusun rencana aksi dan tim-tim yang akan bertugas di dalamnya.
Penutup
Audit lingkungan menjadi bagian integral yang mendukung keberlanjutan operasional bisnis perusahaan. Alat penting yang dapat memberikan kepastian kepatuhan regulasi, identifikasi risiko, dan meningkatkan reputasi perusahaan.
Untuk mendukung proses audit yang terstruktur penggunaan aplikasi audit dari Audithink dapat menjadi solusi yang relevan. Aplikasi kami dilengkapi dengan penilaian risiko, perencanaan, program template, notisi, pengawasan, hingga laporan otomatis. Coba demo gratis dan konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami.



