Lihat Event Terbaru Audithink →

6 Alternatif TeamMate+ untuk Perusahaan di Indonesia

Tim mendiskusikan alternatif software audit

Rekomendasi Topik

Bagikan Artikel

Siap Tingkatkan Proses Audit Internal Anda?

Temukan fitur lengkap Audithink dan pilih paket harga yang cocok untuk tim audit Anda. Mulai transformasi audit sekarang!

Daftar alternatif TeamMate+ dari Wolters Kluwer: Audithink, Optro (AuditBoard), Resolver, Workiva, SAP Audit Management, dan Diligent, lengkap dengan kelebihan dan situasi yang paling cocok.
Daftar Isi

TeamMate+ dari Wolters Kluwer sudah lama dikenal di lingkungan audit internal, dengan rangkaian produk yang mencakup TeamMate+ Audit, Agile Audit, Analytics, Controls, dan ESG. Meski demikian, tidak semua tim audit di Indonesia menganggapnya pilihan yang paling cocok untuk kebutuhan mereka.

Artikel ini merangkum enam alternatif yang paling sering dipertimbangkan sebagai pengganti TeamMate+, beserta kelebihan masing-masing dan situasi yang paling cocok untuknya.

Keterbukaan: Audithink adalah produk kami dan ditempatkan pertama karena artikel ini terbit di situs kami. Informasi mengenai vendor lain diambil dari dokumentasi publik masing-masing per 29 September 2026. Konfirmasikan kembali kepada vendor sebelum mengambil keputusan pengadaan.

Kolaborasi tim memilih platform audit baru

Mengapa Perusahaan Mencari Alternatif TeamMate+?

TeamMate+ adalah produk yang matang, tetapi beberapa alasan berikut sering muncul saat tim audit mempertimbangkan pindah:

  • Model lisensi berbasis jumlah pengguna dan modul. Biaya cenderung naik seiring bertambahnya pengguna atau modul yang diaktifkan, dan harganya tidak dipublikasikan.
  • Implementasi melalui vendor atau mitra global. Proses onboarding dan pelatihan auditee sering berjalan lintas zona waktu dan bahasa.
  • Metodologi bawaan yang sudah baku. Organisasi dengan piagam audit dan alur persetujuan spesifik kadang perlu menyesuaikan proses mereka ke sistem, bukan sebaliknya.
  • Ketentuan penempatan data. Sebagian BUMN, BUMD, dan instansi pemerintah terikat aturan mengenai lokasi penyimpanan data yang perlu dikonfirmasi lebih dahulu.

Apa Saja Enam Alternatif TeamMate+?

AlternatifKekuatan utamaPaling cocok untuk
AudithinkFokus audit internal, kustomisasi alur kerja, tim lokal, opsi lisensi seumur hidupPerusahaan dan instansi di Indonesia
Optro (AuditBoard)Ekosistem GRC luas: audit, risiko, kepatuhan, kontrol dalam satu platformEnterprise global dengan struktur risiko kompleks
ResolverIntegrasi audit dengan risk intelligence, mengurangi kerja lewat email dan spreadsheetOrganisasi yang menyatukan audit dan risiko
WorkivaConnected data, perubahan sumber data terhubung ke dokumen dan laporan terkaitTim yang banyak menyusun laporan berbasis data
SAP Audit ManagementTerintegrasi dengan ekosistem SAPPerusahaan yang sudah memakai SAP
DiligentAnalitik data, issue management, dan kemampuan berbasis AITim yang menuju continuous assurance

1. Audithink

Audithink adalah software manajemen audit internal yang dikembangkan di Indonesia. Cakupannya mengikuti siklus kerja auditor: penilaian risiko, rencana audit tahunan, program dan kertas kerja, temuan beserta rekomendasi, notisi ke auditee, monitoring tindak lanjut, sampai laporan otomatis dan dashboard.

Kelebihannya terletak pada kecocokan dengan konteks audit di Indonesia: struktur SPI di BUMN dan BUMD, APIP di instansi pemerintah, ketentuan OJK, serta audit mutu berbasis ISO. Alur kerja dapat disesuaikan mengikuti metodologi organisasi, tim implementasi berada di Indonesia, dan tersedia pilihan Annual License maupun Lifetime License, sehingga struktur biayanya berbeda dari model langganan berbasis pengguna milik TeamMate+.

Keterbatasannya juga perlu disebut: cakupannya berfokus pada audit internal, bukan rangkaian analitik dan ESG selengkap TeamMate+. PT Timah Tbk mencatat proses audit sekitar tiga kali lebih cepat dan penggunaan kertas turun sekitar 80 persen, seperti diuraikan di studi kasus PT Timah. Perbandingan rincinya ada di Audithink vs TeamMate+.

2. Optro, Sebelumnya AuditBoard

Optro (AuditBoard berganti nama pada Maret 2026) menyatukan audit internal, manajemen risiko, kepatuhan, dan pengendalian internal dalam satu ekosistem GRC. Perusahaannya menyatakan platform ini dipakai lebih dari separuh perusahaan Fortune 500.

Dibanding TeamMate+ yang berfokus pada audit, Optro menyasar organisasi yang ingin menghubungkan audit dengan fungsi risiko dan kepatuhan yang lebih luas dalam satu platform. Perbandingan rincinya ada di Audithink vs Optro (AuditBoard).

3. Resolver Internal Audit Management

Resolver menyediakan solusi internal audit management yang terintegrasi dengan risk intelligence. Platform ini membantu mengelola audit universe, proses, risiko, kontrol, pengujian, temuan, dan action plan dalam satu sistem terpusat.

Salah satu penekanannya adalah mengurangi ketergantungan pada komunikasi lewat email dan spreadsheet, melalui workflow, pengingat otomatis, serta portal kolaborasi untuk auditee.

4. Workiva Internal Audit Management

Workiva menghubungkan data, dokumen, kertas kerja, pengujian, risiko, kontrol, dan laporan audit dalam satu lingkungan kerja. Keunggulan utamanya ada pada connected data.

Ketika data sumber berubah, dokumen dan laporan yang terkait ikut terhubung, sehingga risiko memakai angka yang tidak konsisten antar-dokumen berkurang. Ini bernilai bagi tim yang laporannya banyak dan saling merujuk, sebuah kebutuhan yang juga sering muncul di tim yang sebelumnya memakai TeamMate+ Analytics.

5. SAP Audit Management

SAP Audit Management membantu mengelola proses audit internal mulai dari perencanaan berbasis risiko, persiapan, pelaksanaan, pelaporan, sampai tindak lanjut.

Nilai tambah terbesarnya muncul pada perusahaan yang sudah memakai solusi SAP untuk operasional, pengelolaan risiko, atau pengendalian internal, karena data dan prosesnya berada dalam ekosistem yang sama.

6. Diligent Audit Management

Diligent menggabungkan workflow audit, analitik data, internal controls, issue management, monitoring, serta kemampuan berbasis AI dalam satu solusi, dan juga terhubung dengan portal governance dewan direksi milik Diligent Corporation.

Platform ini diarahkan untuk membantu fungsi audit internal bergerak dari proses manual menuju pendekatan assurance yang lebih berkelanjutan dan berbasis risiko. Perbandingan rincinya ada di Audithink vs Diligent.

Bagaimana Cara Memilih Alternatif yang Tepat?

Urutan pertanyaan berikut membantu mempersempit pilihan sebelum menghubungi vendor:

  1. Ruang lingkupnya audit internal saja atau seluruh GRC? Jika hanya audit internal, platform yang fokus lebih cepat diadopsi.
  2. Ada ketentuan penempatan data? Bila ya, sisihkan lebih dulu vendor yang hanya menyediakan cloud.
  3. Anggarannya berulang atau satu kali? Model langganan berbasis pengguna dan lisensi seumur hidup berdampak berbeda pada rencana anggaran jangka panjang.
  4. Metodologi audit sudah baku? Jika sudah diatur dalam piagam audit, prioritaskan sistem yang bisa mengikuti proses Anda, bukan sebaliknya.
  5. Siapa yang akan melatih auditee? Ketersediaan tim lokal dan bahasa pelatihan menentukan kecepatan adopsi.
  6. Sistem apa yang harus diintegrasikan? ERP, HRIS, atau sistem manajemen risiko yang sudah dipakai memengaruhi pilihan.

Setelah menyisakan dua atau tiga kandidat, minta masing-masing mendemonstrasikan satu siklus audit lengkap memakai skenario nyata organisasi Anda dengan bantuan checklist RFP 40 kriteria.

FAQ Seputar Alternatif TeamMate+

Apa alternatif TeamMate+ yang paling cocok untuk perusahaan Indonesia?

Bergantung pada ruang lingkup dan anggaran. Untuk organisasi yang fokus pada audit internal dengan auditor dan auditee di Indonesia, platform lokal seperti Audithink umumnya lebih cepat diadopsi. Untuk grup multinasional dengan kebutuhan GRC luas, Optro atau Diligent bisa lebih sesuai.

Berapa harga TeamMate+?

Wolters Kluwer tidak mempublikasikan harga TeamMate+. Model lisensinya berbasis jumlah pengguna dan modul yang dipilih, dan angka pastinya baru diketahui setelah proses penawaran.

Apakah ada alternatif yang bisa dipasang di server sendiri?

Ada. Audithink dapat ditempatkan di cloud maupun di server milik perusahaan. TeamMate+ sendiri juga menyediakan opsi cloud maupun on-premise, sehingga faktor pembeda utama biasanya bukan penempatan sistem, melainkan bahasa dukungan dan struktur biaya.

Apakah perlu mengganti sistem jika sudah memakai TeamMate+?

Tidak selalu. Penggantian biasanya dipertimbangkan ketika biaya langganan tidak sebanding dengan modul yang benar-benar dipakai, ketika muncul ketentuan penempatan data, atau ketika dukungan lokal menjadi kebutuhan. Hitung dulu biaya kepemilikan dan tingkat pemakaian modul saat ini.

Berapa lama proses migrasi dari TeamMate+ ke software lain?

Bergantung pada volume dan format data yang akan dipindahkan, biasanya mencakup audit universe, riwayat temuan, dan status tindak lanjut yang belum selesai. Mintalah rencana migrasi tertulis beserta estimasi waktunya di dalam penawaran.

Baca juga:

Metodologi dan Sumber

Daftar ini disusun dari dokumentasi publik masing-masing vendor dan situs ulasan independen, per 29 September 2026. Poin yang tidak dipublikasikan vendor ditulis apa adanya, bukan diperkirakan. Informasi mengenai Audithink berasal dari dokumentasi produk kami sendiri.

Urutan penomoran tidak menyatakan peringkat mutu, melainkan urutan pembahasan. Vendor dapat mengubah fitur dan harga sewaktu-waktu, jadi konfirmasikan kembali sebelum mengambil keputusan. Halaman ini ditinjau ulang secara berkala.

Penutup

Tidak ada alternatif yang unggul untuk semua situasi. Yang menentukan adalah ruang lingkup audit, ketentuan penempatan data, pola anggaran, dan siapa yang akan mendampingi tim Anda saat implementasi.

Jika ruang lingkup Anda adalah audit internal di Indonesia, jadwalkan demo Audithink dan minta tim kami menjalankan satu siklus audit lengkap sesuai proses yang berlaku di organisasi Anda.

Cari tahu bagaimana penerapan aplikasi audit dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan secara berkelanjutan.

Konsultasi Kebutuhan Anda

Artikel Terkait

FAQ pertanyaan seputar produk Audithink
Kantor operasional bank umum
Perkebunan kelapa sawit dilihat dari udara