Get a great deal now →

External Audit Is: Types, Procedures, and Examples

Audit Eksternal Adalah

Tag

Share With Friend

In auditing, we know various types of audits that we can categorize depending on our needs and companies in checking documents and reports on company performance and finances. One type of audit that companies often conduct is an external audit.

So what is an external audit? You can summarize an external audit as an audit conducted by a party outside the company. This aims to comply with regulations in general, where companies must have an open audit system both internally and externally. 

External audits are commonly known as neutral audits because auditors is parties from outside the company and will conduct an audit from the beginning according to the existing stages.

This audit is very important because all the evidence will be collected either through internal audit process as well as those that have not or have been missed.

Let's get to know more about external audits and their types and procedures.

We will get to know starting from the definition and function of an external audit, the difference with other audits, especially internal audits, to the types and procedures you must perform in an external audit, see the explanation.

Definition of External Audit

Let's first understand what an external audit is. You may have known about external audits before, but not the exact definition.

So what is an external audit? An external audit is a series of processes of examining and reviewing performance and finances by an audit firm or agency that is independent or not tied to the audited company.

This means that the company will submit their final financial or performance report to an independent auditor who is an outside party.

In an external audit, the auditor will carefully check and scan for any kind of input errors or data manipulation in the company's performance or financial reports.

So, the auditor will collect all the evidence whether the company has attached or not.

The auditor in this case must be open without covering any details. Because the results of this audit will be a benchmark for whether the company meets the requirements of government regulations or not.

External Audit Objectives

Now that you know the definition of an external audit, we invite you to understand the purpose of an External Audit.

External audits have many purposes that are useful both for company reports and for the company itself. Here we summarize the objectives of external audits that are very useful for you.

1. Providing Opinions Related to the Company's Financial Statements

One of the initial objectives of an external audit is to provide a neutral opinion and recommendations for the company by the auditor regarding the company's audited financial statements. There are three categories in external audit opinions according to the type of opinion the auditor provides.

a. Unqualified opinion

Or also often referred to as Unqualified OpinionThe auditor's opinion on a company's report indicates that the company's financial statements have been properly audited without any errors. So that there are no significant exceptions to the report.

b. Unqualified opinion

Or Qualified Opinion is an opinion from an auditor who considers that the entire report has been audited properly and completely, but there are some exceptions in some sessions of the report. These exceptions must be fully and clearly explained by the auditor for reference for the company.

c. Adverse Opinion

In this opinion, the company's report will be considered adverse by the auditor and unreliable for business decisions. The shortcomings must be explained in detail by the auditor so that the company repeats the report from the beginning.

d. Refusal to Have an Opinion

Is an opinion from the auditor explaining that the auditor refuses to opine and provide continuation in the audit process. This is generally because the report does not find enough evidence to conduct any audit process.

2. Assessing the Quality of Financial Statement Information

Salah satu tujuan audit eksternal adalah untuk menilai sebaik apa kualitas dari informasi atau bukti-bukti laporan keuangan. Auditor akan mengumpulkan segala bukti dan bentuk-bentuk informasi penting dalam laporan keuangan dan kemudian menganalisanya untuk mengetahui kualitas dari laporan keuangan dan melanjutkan proses audit ke tahap selanjutnya.

3. Mengidentifikasi Kelemahan Sistem dan Proses

Tujuan audit lainnya adalah mengidentifikasi kelemahan sistem dan proses yang terdapat pada sebuah perusahaan melalui laporan keuangan mereka. Auditor dapat membandingkan mana perusahaan dengan sistem manajemen yang baik dan yang tidak melalui hasil input data keuangan perusahaan pada laporan keuangan teraudit.

Fungsi Audit Eksternal

Audit eksternal memiliki banyak fungsi yang dapat mempengaruhi kinerja dan output suatu perusahaan kedepannya. Berikut adalah beberapa fungsi dari audit eksternal. 

1. Menilai kinerja manajemen

Fungsi audit eksternal adalah memberikan penilaian terhadap kinerja manajemen sebuah perusahaan dalam satu periode tertentu.

Perusahaan dengan nilai yang baik akan memiliki kredibilitas yang lebih baik pula. Selain itu, pihak perusahaan juga mengetahui sejauh mana efektivitas dari program kerjanya selama satu periode waktu itu.

2. Memberikan rekomendasi perbaikan

Salah satu fungsi audit eksternal lainnya adalah memberikan rekomendasi bagi perusahaan untuk melakukan perbaikan.

Dengan adanya evaluasi pada beberapa sektor yang perlu perbaikan, perusahaan akan melakukan tindakan-tindakan perubahan pada sistem manajemen menjadi lebih baik dari sebelumnya.

3. Mengidentifikasi risiko-risiko yang terjadi

Selain itu fungsi audit eksternal lainnya adalah untuk mendeteksi dan melakukan identifikasi terhadap adanya risiko-risiko yang terjadi pada masa depan apabila suatu perusahaan tidak merubah sistem manajemennya yang telah teraudit.

4. Menyajikan laporan audit

Kemudian salah satu fungsi audit eksternal yang tidak kalah penting adalah menyajikan sebuah laporan audit yang efektif dan kredibel kepada perusahaan terkait untuk memberikan suatu penilaian sekaligus evaluasi yang relevan dan rasional terhadap sistem manajemen dan keuangan dalam suatu perusahaan atau organisasi.

Jenis Audit Eksternal

Setelah mengetahui tujuan-tujuan audit, Anda akan kami bawa menuju jenis-jenis audit eksternal. Secara umum, hanya ada dua jenis audit eksternal yang dapat Anda jumpai. Berikut adalah dua jenis audit eksternal menurut jenis laporan yang teraudit.

1. Audit Keuangan Eksternal 

Jenis audit eksternal yang berfokus pada laporan keuangan, audit keuangan eksternal adalah audit yang mengecek segala bentuk laporan keuangan dan memeriksa bukti-buktinya. 

Auditor akan mengecek segala jenis transaksi, pemasukan, hingga pengeluaran dan menyelaraskannya dengan anggaran yang tertulis dalam laporan keuangan perusahaan.

2. Audit Kinerja Eksternal

Adalah jenis audit eksternal yang menilai dan meninjau kinerja dan operasional perusahaan. Auditor akan mengecek segala bentuk kinerja dan pembagian kerja setiap karyawan hingga struktur kepemimpinan perusahaan yang tertera dalam laporan dan company profile.

Kemudian auditor akan menganalisa bagaimana kinerja perusahaan tersebut.

Prosedur Audit Eksternal

Setelah Anda mengetahui jenis-jenis audit eksternal, Anda kami ajak untuk lebih memahami lagi seluk beluk proses audit eksternal.

Ada beberapa tahapan dalam proses audit secara eksternal yang berbeda dari jenis audit lainnya. Berikut adalah prosedur audit eksternal mulai dari tahapan awal hingga akhir.

1. Persiapan Audit Eksternal

Tahap pertama adalah tahap persiapan. Tahap ini merupakan tahap auditor memulai persiapan dan mencari jalan untuk melakukan proses audit. Ada beberapa langkah dalam tahap awal audit eksternal ini. 

a. Persiapan laporan keuangan

Auditor dan perusahaan akan menyiapkan laporan keuangan yang akan diaudit. Laporan keuangan tersebut harus lengkap dan berisi minimal sebuah catatan keuangan yang ada selama satu periode tertentu.

b. Memetakan struktur organisasi

Kemudian Anda akan menentukan struktur organisasi yang lengkap dan menganalisa setiap jobdesk mereka masing-masing. Sehingga, proses audit akan berjalan lebih efektif dengan auditor cukup menyamakan laporan dengan struktur organisasi atau perusahaan tersebut.

c. Menentukan strategi dan rencana audit

Setelah memetakan struktur organisasi, auditor akan melakukan strategi dan rencana audit. Seperti memetakan bukti-bukti yang relevan dan menentukan untuk mulai mengaudit dari bagian laporan tertentu.

2. Pelaksanaan Audit Eksternal

Setelah melakukan persiapan, dimulailah pelaksanaan audit eksternal. Ada beberapa tahapan yang harus auditor lakukan saat melakukan prosedur pelaksanaan audit eksternal.

a. Observasi

Auditor memulai pelaksanaan audit eksternal dengan melakukan observasi dan pengamatan terkait setiap bukti dan laporan keuangan atau laporan kinerja yang perusahaan serahkan kepada auditor.

b. Mengumpulkan bukti-bukti

Kemudian auditor mengumpulkan bukti-bukti yang ada untuk mulai mencocokkannya dengan laporan. Proses ini adalah salah satu proses dalam prosedur audit eksternal yang auditor harus teliti karena jika ada satu bukti yang terlewat, maka auditor harus mengulang dari awal.

c. Mencocokkan bukti-bukti

Setelah semua bukti terkumpul, auditor akan mencocokkan bukti-bukti tersebut untuk nantinya akan lanjut menuju tahap analisa.

d. Menganalisa bukti-bukti

Pada proses ini auditor akan mencari “kesalahan” yang terdapat pada laporan keuangan atau kinerja perusahaan dengan menganalisanya dengan bukti-bukti yang sudah terkumpul dan sesuai setiap laporan.

3. Penyusunan Laporan Audit Eksternal

Kemudian sampai kepada tahap terakhir yaitu tahap penyusunan laporan. Auditor akan menyusun laporan hasil dan memberikan opini ataupun tidak kepada hasil audit tersebut tergantung hasil dari laporan yang telah ter-audit.

External Audit Example

Berikut artikel ini sertakan contoh audit eksternal perusahaan agar membantu Anda lebih memahami sebuah konsep dan cara kerja audit eksternal.

Sebuah perusahaan bernaman perusahaan XYZ sedang membutuhkan suatu audit atas laporan kinerja mereka selama satu tahun ini. Maka perusahaan tersebut memohon kepada auditor dari luar perusahaan untuk melakukan audit selama satu periode tertentu.

Maka auditor dari luar perusahaan akan mencari beberapa permasalahan yang mungkin terjadi antara laporan dengan beberapa catatan dan natinya akan menentukan apakah perlu opini atau tidak.

Closing

Demikian penjelasan artikel ini terkait audit eksternal. Audit eksternal sangat berguna dalam menentukan kinerja suatu perusahaan menurut struktur dan laporan keuangannya.

Anda telah memahami audit eksternal mulai dari pengertiannya secara mendasar hingga tujuan, fungsi, jenis dan prosedurnya.

Nah, Anda dapat menemukan berbagai fitur untuk melakukan audit eksternal dalam Audithink.

Audithink merupakan aplikasi audit terpercaya dengan fitur lengkap dan canggih sehingga memudahkan auditor dalam melakukan berbagai jenis audit seperti audit eksternal.

Let's request demo untuk mendapatkan contoh aplikasi audit dari kami.

Other Related Articles

Management Audit
PIC adalah
notisi adalah