Dunia audit internal punya banyak istilah teknis yang tidak selalu jelas bagi orang di luar profesi, mulai dari peran dasar seperti auditor dan auditee, sampai istilah spesifik seperti risk-based audit atau audit trail. Kamus ini merangkum 100 istilah audit internal dan GRC yang paling sering dicari, disusun per kategori.
Setiap istilah diberi definisi singkat satu-dua kalimat, dengan tautan ke artikel lengkap di situs kami untuk pembahasan lebih mendalam beserta contoh dan tahapannya.

A. Dasar dan Peran dalam Audit
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Audit | Proses pemeriksaan sistematis dan independen atas catatan, proses, atau kinerja suatu organisasi untuk menilai kesesuaiannya dengan kriteria tertentu. |
| Auditor | Individu yang melaksanakan audit secara independen dan objektif untuk menilai proses, catatan, atau kinerja suatu unit organisasi. |
| Auditee | Pihak, unit kerja, atau proses yang menjadi objek pemeriksaan dalam suatu kegiatan audit. |
| Internal Audit | Fungsi assurance dan konsultasi independen dalam organisasi yang dirancang untuk memberi nilai tambah dan memperbaiki operasional perusahaan. |
| Tim Audit | Kelompok auditor yang ditugaskan bersama untuk melaksanakan satu penugasan audit, biasanya terdiri dari ketua tim dan anggota. |
| PIC (Person in Charge) | Individu yang ditunjuk sebagai penanggung jawab utama atas suatu proses, tugas, atau tindak lanjut temuan audit. |
| Staff Internal Audit | Personel di unit SPI yang menjalankan tugas audit sehari-hari, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan lapangan. |
| Admin Audit | Peran administratif yang mendukung operasional tim audit, termasuk penjadwalan, dokumentasi, dan koordinasi dengan auditee. |
| Konsultan Audit Internal | Profesional eksternal yang memberi layanan assurance atau konsultasi audit internal kepada organisasi yang belum memiliki fungsi SPI sendiri. |
| Audit Perusahaan | Istilah umum untuk kegiatan audit yang dilakukan atas suatu perusahaan, baik oleh auditor internal maupun kantor akuntan publik. |
B. Proses dan Tahapan Audit
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Proses Audit | Rangkaian kegiatan audit secara keseluruhan, dari perencanaan sampai pelaporan dan tindak lanjut. |
| Tahapan Audit | Langkah-langkah berurutan dalam pelaksanaan audit, umumnya mencakup perencanaan, pelaksanaan lapangan, pelaporan, dan tindak lanjut. |
| Prosedur Audit | Teknik dan langkah spesifik yang dijalankan auditor untuk mengumpulkan bukti audit yang memadai. |
| Program Audit | Dokumen rencana kerja yang merinci prosedur, ruang lingkup, dan alokasi waktu untuk satu penugasan audit. |
| Program Kerja Audit Internal | Rencana kerja audit internal secara keseluruhan dalam satu periode, memuat daftar audit yang akan dilaksanakan. |
| Perencanaan Audit | Tahap awal audit untuk menentukan tujuan, ruang lingkup, sumber daya, dan jadwal pelaksanaan. |
| Audit Plan | Dokumen rencana audit tahunan yang memuat daftar unit atau proses yang akan diaudit beserta prioritasnya. |
| Audit Universe | Daftar menyeluruh seluruh unit, proses, atau entitas yang berpotensi menjadi objek audit dalam organisasi. |
| Siklus Audit | Pola berulang tahapan audit yang dijalankan secara periodik dalam satu periode akuntansi atau tahun buku. |
| Ruang Lingkup Audit | Batasan area, periode, dan aspek yang akan diperiksa dalam suatu penugasan audit. |
C. Bukti, Dokumentasi, dan Teknik Audit
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Bukti Audit | Informasi yang dikumpulkan auditor untuk mendukung opini atau kesimpulan atas suatu pemeriksaan. |
| Kertas Kerja Audit | Dokumentasi tertulis yang mencatat prosedur, bukti, dan simpulan auditor selama pelaksanaan audit. |
| Audit Trail | Jejak digital yang mencatat setiap perubahan data, lengkap dengan siapa yang mengubah dan kapan. |
| Asersi Audit | Pernyataan manajemen yang tersirat atau eksplisit dalam laporan yang menjadi dasar pengujian auditor. |
| Audit Judgement | Pertimbangan profesional auditor dalam mengevaluasi bukti dan mengambil kesimpulan audit. |
| Tracing Audit | Teknik audit menelusuri dokumen sumber ke catatan akuntansi untuk menguji kelengkapan pencatatan. |
| Vouching Audit | Teknik audit menelusuri catatan akuntansi kembali ke dokumen sumber untuk menguji keabsahan transaksi. |
| Teknik Audit | Metode-metode spesifik yang dipakai auditor untuk mengumpulkan dan menguji bukti, seperti inspeksi, observasi, dan konfirmasi. |
| Checklist Audit Internal | Daftar poin pemeriksaan terstruktur yang membantu auditor memastikan seluruh aspek penting sudah diperiksa. |
| Walkthrough Audit | Prosedur menelusuri satu transaksi dari awal sampai akhir untuk memahami dan menguji desain pengendalian internal. |
D. Risiko dan Pengendalian
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Risiko Audit | Risiko bahwa auditor memberikan opini yang tidak tepat karena laporan mengandung salah saji material yang tidak terdeteksi. |
| Risk Assessment | Proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko untuk menentukan prioritas dan fokus audit. |
| Risk Based Audit (RBIA) | Pendekatan audit yang menyusun rencana dan prioritas pemeriksaan berdasarkan tingkat risiko setiap unit atau proses. |
| Risiko Inheren | Risiko bawaan suatu akun atau transaksi sebelum mempertimbangkan efektivitas pengendalian internal yang ada. |
| Control Risk | Risiko bahwa pengendalian internal organisasi gagal mencegah atau mendeteksi salah saji material secara tepat waktu. |
| Pengendalian Internal | Proses yang dirancang manajemen untuk memberi keyakinan memadai atas keandalan pelaporan, kepatuhan, dan efisiensi operasi. |
| COSO Framework | Kerangka kerja pengendalian internal yang banyak diadopsi secara global, terdiri dari lima komponen utama. |
| ISO 31000 | Standar internasional yang memberi prinsip dan panduan umum untuk manajemen risiko organisasi. |
| Manajemen Risiko | Proses mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko agar dampaknya terhadap tujuan organisasi dapat diminimalkan. |
| Audit Manajemen Risiko | Pemeriksaan atas efektivitas proses manajemen risiko yang diterapkan suatu organisasi. |
E. Jenis Audit Berdasarkan Fungsi
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Audit Eksternal | Pemeriksaan independen atas laporan keuangan yang dilakukan oleh kantor akuntan publik di luar organisasi. |
| Audit Internal ISO | Audit internal yang menilai kesesuaian sistem manajemen organisasi terhadap persyaratan standar ISO tertentu. |
| Audit Operasional | Pemeriksaan atas efisiensi dan efektivitas proses operasional suatu unit atau organisasi. |
| Audit Keuangan | Pemeriksaan atas kewajaran penyajian laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku. |
| Audit Kepatuhan | Pemeriksaan untuk menilai kesesuaian aktivitas organisasi terhadap regulasi, kebijakan, atau kontrak yang berlaku. |
| Audit Kinerja | Pemeriksaan atas ekonomi, efisiensi, dan efektivitas suatu program atau unit kerja dalam mencapai tujuannya. |
| Audit Manajemen | Pemeriksaan menyeluruh atas praktik manajemen suatu organisasi untuk menilai efektivitas pengelolaannya. |
| Audit Forensik | Pemeriksaan khusus yang bertujuan mengungkap indikasi fraud atau kecurangan untuk keperluan hukum. |
| Audit Investigasi | Pemeriksaan mendalam atas dugaan pelanggaran atau kecurangan tertentu berdasarkan indikasi awal yang sudah ada. |
| Audit Khusus | Audit yang fokus pada area atau isu tertentu di luar siklus audit reguler, biasanya atas permintaan manajemen. |
| Audit Umum | Audit menyeluruh atas laporan keuangan suatu entitas untuk satu periode akuntansi penuh. |
| Audit Interim | Audit yang dilakukan sebelum akhir periode akuntansi untuk menguji pengendalian internal lebih awal. |
| Combined Audit | Audit yang menggabungkan lebih dari satu jenis pemeriksaan, misalnya keuangan dan kepatuhan, dalam satu penugasan. |
| Agile Audit | Pendekatan audit yang mengadopsi prinsip iteratif dan kolaboratif dari metodologi agile untuk mempercepat siklus audit. |
| Probity Audit | Audit yang menilai integritas dan kewajaran proses pengadaan atau keputusan bisnis tertentu. |
F. Audit Berdasarkan Industri dan Domain
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Audit Klinis | Pemeriksaan sistematis atas mutu pelayanan klinis di fasilitas kesehatan dibanding standar yang ditetapkan. |
| Audit Medis | Pemeriksaan atas kualitas dan kesesuaian layanan medis dengan standar praktik dan regulasi kesehatan. |
| Audit Payroll | Pemeriksaan atas keakuratan dan kepatuhan proses penggajian karyawan terhadap kebijakan dan regulasi. |
| Audit SDM | Pemeriksaan atas kebijakan, proses, dan praktik pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi. |
| Human Resource Audit | Istilah lain untuk audit SDM, menilai efektivitas fungsi human resources secara menyeluruh. |
| Audit Penggajian dan Personalia | Pemeriksaan gabungan atas proses penggajian dan administrasi kepegawaian suatu organisasi. |
| Audit Pajak | Pemeriksaan atas kepatuhan perhitungan dan pelaporan pajak suatu wajib pajak terhadap ketentuan perpajakan. |
| Audit IT | Pemeriksaan atas pengendalian, keamanan, dan tata kelola sistem teknologi informasi organisasi. |
| Audit Sistem Informasi | Pemeriksaan atas keandalan, keamanan, dan efektivitas sistem informasi yang dipakai organisasi. |
| Audit ERP | Pemeriksaan atas konfigurasi, kontrol akses, dan integritas data dalam sistem ERP perusahaan. |
| Audit SMK3 | Pemeriksaan atas penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di suatu perusahaan. |
| Audit SMKP | Pemeriksaan atas penerapan sistem manajemen keselamatan pertambangan di perusahaan sektor tambang. |
| Audit Syariah | Pemeriksaan atas kesesuaian transaksi dan produk keuangan terhadap prinsip syariah. |
| Audit Bank | Pemeriksaan atas operasional, kepatuhan, dan pengendalian internal lembaga perbankan. |
| Legal Audit | Pemeriksaan atas kepatuhan dan risiko hukum suatu perusahaan, termasuk kontrak dan perizinan. |
G. Audit Modern, Fraud, dan Teknologi
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Fraud Audit | Pemeriksaan yang berfokus mendeteksi dan mengungkap indikasi kecurangan dalam organisasi. |
| Fraud Triangle | Kerangka konsep yang menjelaskan tiga kondisi pendorong fraud: tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi. |
| Fraud Investigation | Proses investigasi mendalam untuk mengumpulkan bukti atas dugaan tindak kecurangan yang sudah teridentifikasi. |
| Audit Berkelanjutan (Continuous Audit) | Pendekatan audit yang memantau data dan pengendalian secara terus-menerus, bukan hanya pada titik waktu tertentu. |
| SOX Audit | Audit kepatuhan terhadap Sarbanes-Oxley Act, regulasi AS yang mengatur pengendalian internal pelaporan keuangan. |
| Shadow IT Audit | Pemeriksaan atas penggunaan sistem atau aplikasi TI yang berjalan di luar pengawasan resmi departemen TI. |
| Audit GRC | Pemeriksaan atas efektivitas penerapan governance, risk, dan compliance secara terintegrasi dalam organisasi. |
| GRC (Governance, Risk, Compliance) | Kerangka kerja yang menyatukan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam satu pendekatan terpadu. |
H. Temuan, Laporan, dan Tindak Lanjut
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| Laporan Audit | Dokumen resmi yang memuat hasil, temuan, dan rekomendasi auditor atas suatu penugasan audit. |
| Opini Audit | Kesimpulan profesional auditor atas kewajaran laporan keuangan yang diperiksa. |
| Opini Wajar Tanpa Pengecualian | Jenis opini audit paling baik, menyatakan laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi. |
| Tindak Lanjut Temuan Audit | Proses pemantauan penyelesaian rekomendasi audit oleh auditee sampai statusnya benar-benar tuntas. |
| Notisi | Pemberitahuan resmi dari auditor kepada auditee mengenai temuan audit yang memerlukan tanggapan atau tindak lanjut. |
| Management Review Audit Internal | Rapat evaluasi berkala manajemen puncak atas kinerja dan efektivitas fungsi audit internal. |
| Internal Control (dalam Audit) | Kebijakan dan prosedur yang diuji auditor untuk menilai keandalan pengendalian internal organisasi. |
I. Tata Kelola, Kepatuhan, dan Standar
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| ESG | Kerangka penilaian kinerja perusahaan dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. |
| Sistem Manajemen Kepatuhan | Kerangka kebijakan dan proses yang memastikan organisasi patuh terhadap regulasi dan standar yang berlaku. |
| Kode Etik Internal Audit | Prinsip perilaku profesional yang wajib dipegang auditor internal, mencakup integritas, objektivitas, dan kerahasiaan. |
| Standar Audit | Kerangka acuan profesional yang mengatur kualitas pelaksanaan dan pelaporan audit. |
| Standar Audit Internal di Indonesia | Pedoman profesi audit internal yang berlaku secara nasional bagi auditor internal di Indonesia. |
| Standar Kualitas Laporan Audit Internal | Kriteria yang menentukan laporan audit internal jelas, akurat, objektif, dan tepat waktu. |
| Ruang Lingkup Audit Internal | Batasan area kerja yang menjadi cakupan tanggung jawab fungsi audit internal dalam organisasi. |
| Jenis Audit | Klasifikasi audit berdasarkan tujuan, objek, dan pihak yang melaksanakannya, seperti audit internal, eksternal, dan khusus. |
J. Metrik dan Aspek Operasional Audit
| Istilah | Definisi Singkat |
|---|---|
| KPI Audit Internal | Indikator kinerja kunci yang dipakai mengukur efektivitas dan produktivitas fungsi audit internal. |
| Audit Tenure | Lama masa penugasan auditor atau kantor akuntan publik pada satu klien yang sama. |
| Audit Delay | Rentang waktu antara akhir periode akuntansi dan tanggal penerbitan laporan audit. |
| Audit Report Lag | Istilah lain untuk audit delay, mengukur keterlambatan penerbitan laporan audit dari tanggal tutup buku. |
| Fee Audit | Imbalan jasa yang dibayarkan klien kepada auditor atau kantor akuntan publik atas jasa audit. |
| Rotasi Audit | Pergantian auditor atau kantor akuntan publik secara berkala untuk menjaga independensi. |
| Stock Opname | Proses penghitungan fisik persediaan untuk mencocokkan jumlah aktual dengan catatan pembukuan. |
FAQ Seputar Kamus Audit Internal
Apakah kamus ini mencakup semua istilah audit yang ada?
Tidak semua, tetapi kamus ini mencakup 100 istilah yang paling sering dicari dan relevan bagi tim audit internal di Indonesia. Kami akan memperbarui daftar ini secara berkala.
Apa beda audit internal dan audit eksternal?
Audit internal dilakukan oleh fungsi di dalam organisasi untuk tujuan assurance dan konsultasi berkelanjutan, sedangkan audit eksternal dilakukan kantor akuntan publik independen terutama untuk menilai kewajaran laporan keuangan.
Dari mana sumber definisi dalam kamus ini?
Definisi disusun berdasarkan literatur audit dan standar profesi yang umum digunakan, kemudian dirangkum menjadi bahasa yang mudah dipahami. Untuk pembahasan lengkap tiap istilah, kunjungi artikel yang ditautkan.
Penutup
Menguasai istilah audit membantu komunikasi yang lebih presisi antara auditor, auditee, dan manajemen. Simpan halaman ini sebagai referensi cepat, dan jelajahi artikel lengkap tiap istilah untuk pemahaman lebih dalam.
Jika organisasi Anda sedang mencari cara mengelola seluruh proses audit ini dalam satu sistem, jadwalkan demo Audithink dan lihat langsung bagaimana istilah-istilah ini diterjemahkan menjadi alur kerja nyata.



